Parameter pengukuran potensi fouling

Untuk menentukan kecenderungan terjadinya penyumbatan (fouling) baik pada umpan (feed) maupun membran digunakan beberapa parameter.

  1. Indeks kerapatan padatan (Silt density index)
  2. Indek penyumbatan termodifikasi (Modified fouling index)
  3. Indeks penyaringan (Filtration index)

Ke-tiga indeks diatas dapat diukur dan diperoleh melalui percobaan dalam waktu singkat. Indeks tersebut pada umumnya digunakan khususnya untuk penyaringan menggunakan  membran ultrafiltrasi akau mikrofiltrasi. Indeks tersebut tidak bersifat absolut mengingat dalam kebanyakan kasus umpan yang berasal dari alam mustahil memiliki spesifikasi yang persis sama. Indeks tersebut menunjukkan dua hal:

  • Jika membran yang digunakan sama, sedangkan umpan yang digunakan berbeda maka akan diperoleh indeks potensi penyumbatan relatif dari umpan tersebut terhadap umpan lainnya.
  • Jika membran yang digunakan banyak sedangkan umpan yang digunakan sejenis maka akan diperoleh indeks potensi tersumbatnya membran oleh umpan spesifik tersebut relatif terhadap membran lainnya.

Indeks kerapatan padatan (IKP)

IKP diperoleh dengan melakukan penyaringan secara dead-end menggunakan membran tertentu. Biasanya digunakan standard membran dengan ukuran pori 0.45 µm. IKP dapat dihitung menggunakan persamaan berikut:

dimana:

  • ti = waktu yang diperlukan untuk mendapatkan (produk) permeate sebanyak 500 ml pertama.
  • tf = waktu yang diperlukan untuk mendapatkan (produk) permeate sebanyak 500 ml setelah tes pertama dilakukan.
  • T = total waktu penyaringan

Pada prakteknya IKP dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dengan menyertakan parameter operasi dan spesifikasi dari membran yang digunakan.

Indeks Penyumbatan Termodifikasi (IPT)

IPT diperoleh melalui alat dan prosedur percobaan yang sama dengan IK. perbedaannya adalah, akumulasi volume produk diukurmenurut waktu penyaringan. IPT didefenisikan sebagai gradien dari grafik antara kebalikan laju penyaringan (1/Q) terhadap volume kumulatif produk (V):

1/Q = a + IPT × V

Indeks penyaringan (IP)

IP pertama kali digunakan pada penelitian dibidang membran bioreaktor untuk melihat kecendrungan penyumbatan lumpur aktif terhadap membran. Biasanya defenisinya sangat relatif bergantung kepada peneliti. Beberapa alternatif yang bisa dipakai seperti:

  • Fluks setelah penyatingan selama waktu (t)
  • Waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan produk sebnayak v (volume)
  • Hambatan membran penyaringan selama waktu (t) pada fluks tertentu.
  • dan lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: