PPI Belgia

Logo resmi PPI Belgia

Logo resmi PPI Belgia

PPI Belgia merupakan singkatan dari Persatuan Pelajar Indonesia di Belgia. Jika dibandingkan dengan PPI di negara lainnya, PPI Belgia relatif masih baru. PPI Belgia secara resmi terbentuk pada tanggal 4 Juli tahun 2009. Peresmian dilakukan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia dan Luxemburg, Bpk. Najib Riphat Koesuma di Kantor KBRI Brussel [[i]]. Acara peresmian dirangkai dengan kegiatan diskusi pendidikan mengenai sistem pemdidikan di Belgia.

Berbeda dengan PPI lainnya (berdasarkan AD/ART tahun 2009) PPI Belgia tidak memiliki struktur, seperti organisasi formal pada umumnya. PPI Belgia dipimpin oleh dewan presidium yang beranggotakan ketua-ketua PPI kota. Sedangkan sekretaris umum atau sekjen otomatis dijabat oleh ketua PPI Brussel. Penunjukkan ini bertujuan untuk memudahkan proses komunikasi dengan pihak KBRI Brussel. PPI-PPI kota yang terdapat di Belgia antara lain: PPI Brussel, PPI Leuven, PPI Gent, PPI Antwerpen dan PPI Hasselt. Dari PPI kota tersebut hanya PPI Leuven, PPI Gent dan PPI Brussel yang memiliki struktur organisasi formal. Website PPI Belgia dapat dikunjungi pada link berikut [[ii],[iii]]. Karena perbedaan jarak, dan alasan kemudahan, komunikasi sebagain besar dilakukan melalui miling list PPIBelgia [[iv]]. Sebagian besar kegiatan dilaksanakan dalam ruang lingkup PPI kota. Namun ada juga kegiatan tahunan yang melibatkan seluruh PPI Belgia, seperti kegiatan Leuven Sport Day.

Meskipun relatif baru terbentuk, beberapa kegiatan yang bersifat nasional maupun internasional telah diikuti, seperti turnamen badminton Meriam-Habibie cup di Maastrich (2010), menempatkan dua tim sebagai perempat finalis. PPI Belgia merupakan juara umum di turnamen olah raga tahunan antar PPI di eropa yang diselenggarakan oleh PPI Groningen, Belanda (2010/2011). PPI dua juga mengusulkan alternatif logo untuk PPI internasional beserta lagu Mars PPI Internasional.

Kerjasama Pendidikan antara pemerintah Indonesia dan Belgia

Pada tahun 60-70an mahasiswa Indonesia cukup banyak yang belajar di Belgia, baik pada jenjang S1, S2 maupun S3. Pada masa itu pemerintah Indonesia dan Belgia menjalin kerjasama yang erat sehingga ratusan mahasiswa Indonesia dikirim setiap tahun ke Belgia, terutama ke Katholieke Universiteit Leuven (KUL) [[i]]. Kerjasama ini merupakan bentuk bantuan pemerintah Belgia kepada negara-negara belum berkembang. Seiring dengan waktu, kerjasama ini diselesaikan pada tahun 1997 dengan alasan bahwa Indonesia bukan lagi negara tertinggal melainkan negara berkembang. Alasan ini juga mendasari beberapa perubahan lainnya, seperti tidak diberikannya lagi keringanan biaya kuliah (tuition fee) lepada mahasiswa dari Indonesia.

Selanjutnya: kembali ke daftar isi



[iv] PPIBelgia@yahoogroups.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: